SAILOR MOON

SAILOR MOON
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Februari 2023

Macam-macam Krim dan Buttercream

Macam-macam krim dan buttercream 

 

Types of Pastry Cream and Buttercream

 

 


 

Bagi orang awam maupun yang baru belajar pastry sering mendengar istilah-istilah baru yang mungkin bisa membuat bingung jika sedang menonton acara perlombaan memasak seperti masterchef, contohnya seperti diplomate cream, crème chantilly, pastry cream dsb. 

dan juga ketika menonton video resep cake dari youtube luar negeri, kita sering menemukan resep buttercream yang berbeda dibandingkan resep buttercream yang biasanya dipakai di Indonesia, ataupun bingung perbedaan antara buttercream dengan whipping cream

 

Kamis, 16 Maret 2017

BOOK of ONE OK ROCK "Selection for Piano" ~We are~



Yamaha Music Media Corporation pada tanggal 25 Maret 2017 akan resmi merilis sebuah buku berjudul "ONE OK ROCK Selection for Piano, We are"
sesuai dengan judulnya buku ini akan berisi codes (chord) dan score piano dari lagu-lagu ONE OK ROCK dengan tingkat kesulitan menengah

Rabu, 24 Agustus 2016

ONE OK ROCK COVER SONG by Indonesian Artist

Nah kalo sebelumnya sempat ngebahas tentang Taka ONE OK ROCK yang nge-cover lagu milik orang lain (a.k.a Zayn-Pillowtalk),
sekarang sebaliknya saya bakal ngebahas lagu ONE OK ROCK yang udah di-cover oleh orang lain.
Pasti sering kan liat dan denger cover dari lagu ONE OK ROCK maupun itu video di Youtube atau dibawain live di acara "Jejepangan", dan ternyata usut punya usut ada juga lho artis atau musisi Indonesia yang ikut nge-cover-in lagu milik ONE OK ROCK ini. 
(wahhh OOR keren yaaa makin terkenal dan musiknya udah berhasil menarik siapa aja yang dengernya)


so...... siapa aja sih yang udah nge-cover lagu ONE OK ROCK tersebut????


Minggu, 22 November 2015

Perbedaan Indonesia dan Thailand (berdasarkan Kebudayaan, Memahami konsep waktu, Peranan Wanita didunia kerja, serta Budaya berkerjanya)

[Saya memang belum pernah pergi langsung dan tinggal di Thailand, Artikel ini saya buat berdasarkan beberapa artikel yang saya baca, yang kemudian saya simpulkan]



Perbedaan Negara Indonesia Dengan Negara Thailand
Untuk tugas Komunikasi Bisnis kali ini, saya akan membahas tentang perbedaan apa saja yang ada diantara negara kita Indonesia dengan salah satu negeri tetangga yaitu Thailand, meskipun kedua negara tersebut masih sama-sama berada di wilayah Asia Tenggara, tentu saja ada perbedaan yang mendasar diantara keduanya mulai dari kebudayaan, konsep dalam memahami waktu, peran perempuan dalam dunia berkerja ataupun bisnis, serta perbedaan dalam budaya berkerja. Maka dari itu saya akan membahasnya satu-persatu dibawah ini.

Kebudayaan
Indonesia dan Thailand  adalah negara yang sama-sama menjunjung  tinggi budaya dan adat ketimuran, perbedaan yang paling mencolok dari keduanya selain bahasa dan tulisan, adalah tak seperti Indonesia yang mayoritas penduduknya menganut agama Islam, di Thailand penduduknya kebanyakkan menganut agama Buddha, sehingga ajaran Buddha ini sangat melekat dan banyak pempengaruhi kehidupan sehari-hari dari penduduk Thailand tersebut. Masyarat Thailand sangat menghormati Raja mereka sebagai kepala negara, serta menghargai biksu sebagai sosok pemuka agama.
Thailand merupakan negara yang selalu  menjaga dan mempertahankan tradisi dan kebudayaan lokal mereka seperti rumah adat, busana, bahasa dan tulisan huruf alphabet mereka sebai identitas bangsa. Serta ada hal lain yang patut dicontoh oleh Indonesia dari negeri gajah putih ini, yaitu masyarakat Thailand sangat banga atas produk lokal mereka, sehingga produk dalam negeri mereka tidak kalah bersaing dengan produk dari  luar negeri.

Memahami Konsep Waktu
Menurut beberapa artikel yang pernah saya baca, masyarakat di Thailand sangat mementingkan ketepatan waktu, tidak hanya itu ketika membuat janji atau pertemuan mereka juga akan lebih spesifik dan jelas dalam menyertakan waktunya, mereka tidak hanya menyebut satuan jam saja, melainkan menyertakan satuan menitnya pula. Misalnya kita akan membuat janji pukul 15.26 maka mereka akan datang tepat pada waktu yang telah disepakati. Selain itu masyakarakat Thailand juga sangat menghargai waktu dan mempergunakannya dengan sebaik mungkin, jadi ketika waktunya berkerja mereka akan mempergunakan waktu tersebut untuk serius berkerja dengan baik, sementara itu  jika waktunya libur mereka akan benar-benar memakainya untuk beristirahat dan tidak akan membahas masalah pekerjaan. Jadi berdasarkan penjelasan sebelumnya, dapat dipastikan di Thailand jarang sekali terjadi “jam karet” seperti yang sering terjadi di Indonesia.

Peran Perempuan dalam Dunia Berkerja atau Bisnis
Thailand sangat terkenal dalam produk pertanian dan perkebunannya, sehingga tak heran jika sektor agraris mereka sangatlah maju, perkejaan petani pun kini tak hanya dilakukan oleh kaum lelaki saja tetapi perempuan pun sudah banyak yang berkerja sebagai petani terutama pada daerah Thailand Utara.  Selain dari sektor pertanian, perempuan Thailand yang berpendidikan juga banyak berperan dalam sektor perkerjaan yang lainnya termasuk juga dalam sektor bisnis. Bahkan menurut salah satu artikel di Merdeka.com menyatakan bahwa negara Thailand termasuk kedalam negara yang dapat mempertahankan tingkat partisipasi tenaga kerja wanitanya, tentu hal ini sangalah dapat membantu pertumbuhan ekonomi negara.
Namun ada hal yang harus diingat, sama seperti kebanyakan negara dibenua Asia lainnya tenaga kerja wanita yang berpendidikan di Thailand juga masih harus berjuang dan bersaing untuk mendapatakan perkerjaan yang sesuai, selain itu juga masih ada tanggapan tradional mengenai wanita yang berkerja, seperti masih adanya  tanggapan orang tua yang melarang  anak perempuannya untuk masuk kedalam dunia perkerjaan (salah satu alasannya karena takut anak gadisnya jadi telat menikah), serta masih kurangnya mekanisme yang mendukung untuk tenaga kerja wanita yang sudah memiliki anak agar dapat terus berkarier dengan baik tanpa harus melupakan tugasnya sebagai seorang ibu.
[info tambahan sebagian wanita Thailand itu sedikit sensitif jika ditanya mengenai umur dan statusnya lajang/sudah menikah oleh orang yang baru dikenal, jadi hati-hati yaaa]

Budaya Berkerja
Jika masyarakat Indonesia terkenal dengan sikapnya yang ramah dan solidaritasnya tinggi. Sementara itu masyarakat Thailand terkenal dengan mental pekerja keras. Karena bisa dilihat dari masyarakat Thailand yang sejak kecil diajari bahasa dan huruf Thailand yang dikenal  cukup rumit.
Selain itu dalam dunia bisnis, Thailand memiliki gaya tersendiri dalam hal kepemimpinan dan manajemen perusahaan, Meski ada beberapa kesamaan dengan kultur kepemimpinan CEO Asia lainnya, banyak gaya CEO Thailand yang sangat khas karena dipengaruhi oleh kultur setempat.
Secara umum ada 6 karakter utama yang diharapkan merekat pada setiap CEO Thailand, yaitu:
1.       Kreng Jai, sedikit sulit diterjemahkan secara pasti, tetapi kira-kira intinya adalah sikap, yang mana individu perlu mengendalikan emosi, memelihara rasa kebersamaan dan kerja sama tim. Kreng Jai bisa pula berarti menjaga perasaan orang lain dan “menyelamatkan muka” apabila menghadapi situasi sulit atau menyudutkan. Secara umum sikap ini mirip dengan sikap pemimpin Asia lainnya, kalau di Indonesia bisa diterjemahkan sebagai sikap musyawarah untuk mufakat.
2.       Bun Khun, merupakan salah satu sikap mendasar yang diambil dari kultur masyarakat Thailand, yang mana hidup ini merupakan sebuah lingkaran, dan dalam proses mengarungi kehidupan, setiap individu harus saling menolong. Yang tua atau berpengalaman menolong yang muda, yang lebih berkuasa memperhatikan yang lemah. Ada dua hal penting yang menjadi fondasi sikap Bun Khun, yakni Roo Bun Khun (orang yang ditolong mengapresiasi yang menolong) dan Tob Taen Bun Khun (orang yang ditolong akan membalas jasa si penolong apabila ada kesempatan). Bun Khun sangat penting untuk menjaga toleransi dan keseimbangan dalam kehidupan bisnis, keluarga ataupun pribadi.
3.       Hai Kiad, Pada individu Thailand sejak kecil ditanamkan Hai Kiad, yakni sikap memberikan hormat atau respek kepada pihak lain, terutama yang lebih senior, sepuh atau dituakan. Terlihat jelas pada waktu individu Thailand memberikan Wai atau sikap respek sambil menunduk dan menempelkan dua telapak tangan di depan dada, ini merupakan sikap umum yang diperlihatkan orang Thailand apabila bertemu dengan senior atau yang lebih tua. Hai Kiad juga terlihat pada jabatan atau ketika memanggil atasan atau senior dengan sebutan awal Khun atau gelar lain di depan nama. Hai Kiad ditunjukkan pula dengan tidak mengkritik atau mengonfrontasi individu lain di depan umum.
4.       Nam Jai, yakni sikap mempunyai inisiatif atau keinginan menolong orang lain tanpa pamrih, tidak mengharapkan balasan dari pihak yang ditolong. Sikap ini diharapkan tersirat kuat pada setiap pemimpin perusahaan atau CEO Thailand.
5.       Hen Jai, secara harfiah dapat diterjemahkan sebagai kemampuan melihat dengan hati. Inilah sikap kepada atasan atau yang lebih senior untuk berempati terhadap bawahan atau karyawan junior, misalnya memberikan dukungan ke bawahan yang perlu cuti mendadak untuk membawa anaknya yang sakit ataupun mendengarkan karyawan yang merasa beban kerjanya berlebihan. Pengaruh Hen Jai sangatlah besar, karena mampu memberikan motivasi yang besar kepada karyawan. Tidak heranlah banyak pegawai  Thailand yang loyalitasnya cenderung kepada atasan ketimbang perusahaan. Ini dalam arti positif, yang mana perusahaan juga diuntungkan dengan rendahnya kinerja karyawan dan meningkatnya produktivitas kerja.
6.       Sam Ruan, sikap yang diambil dari ajaran agama Buddha yang merupakan agama yang  mayoritas dianut oleh penduduk Thailand, yang berarti jalan tengah, yang mana seorang pemimpin diharapkan mampu mengendalikan sikap emosi berlebihan seperti menunjukkan kemarahan atau argumen keras di depan orang banyak. Masyarakat Thailand secara umum mempunyai sifat lembut, sensitif dan sangat tidak nyaman dengan suasana emosi dan marah.
Selain yang diatas dalam manajemen Thailand juga penting Menjaga Rasa dan Menjaga Muka atau Saving face yaitu sesuatu yang merujuk pada karakter selalu berusaha keras mengendalikan situasi dan “menyelamatkan muka” individu lain. Sangat penting bagi individu Thailand mempunyai rasa hormat yang tinggi di depan karyawan, pelanggan dan keluarga. Dalam model CEO gaya AS atau Eropa, sikap konfrontatif dan argumentatif bisa dinilai positif, kadang disebut sebagai debat yang sehat, namun, sikap ini kurang bisa diterima oleh masyarakat Thailand.
Kritik yang membangun juga tidak ada dalam kamus manajemen Thailand, karena setiap kritik pasti akan melukai perasaan pihak yang dikritik dan membuat individu lain kehilangan muka. Pimpinan Thailand akan selalu mencari cara menyelesaikan masalah tanpa konfrontasi berlebihan dan kadang terlihat kompromistis demi menjaga situasi dan hubungan agar tetap terbangun baik.
Intinya menjaga hubungan antarindividu ataupun atasan-bawahan adalah sangat penting dalam dunia kerja di Thailand dan hal tersebut dapat dilakukan dengan rumus yang sederhana, yakni berbicara secara perlahan, banyak tersenyum, tenang, sabar, dan bersikap bersahabat.

Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat diambil dari perbedaan budaya berkerja antara Indonesia dan Thailand adalah meskipun sama-sama negara Asia Tenggara yang masih berkembang, negara Thailand lebih menghargai waktu dibandingkan dengan Indonesia serta mereka sangatlah bangga atas produk dalam negeri mereka sendiri, selain itu budaya berkerja, kepemimpinan serta manajemen perusahaan di Thailand sangatlah lekat dengan budaya sehari-hari masyarakatnya yang mayoritas penganut agama Buddha, ini memanglah bukan hal yang salah namun akan sedikit memberikan kesulitan dalam beradaptasi ketika akan berkerjasama dengan pihak luar yang memiliki budaya dan gaya berkerja yang berbeda dari biasanya yang berlaku di Thailand. Jadi meski Thailand memiliki banyak hal positif yang patut Indonesia contoh, tetapi tetap saja adahal  yang harus disesuaikan juga dengan budaya yang ada di negara Indonesia.


Sumber

Artikel ini juga sudah saya post sebelumnya diblog saya yang lainnya

TERIMAKASIH
MOHON MAAF BILA ADA KESALAHAN

Kamis, 16 Januari 2014

JAUHILAH MSG, SI GURIH YANG BERBAHAYA !!!



Jauhilah MSG, si Gurih yang Berbahaya
Siapa saja pasti menyukai makanan lezat nan gurih apalagi jika sedang memakannya membuat lidah terus ketagihan, mungkin saja rasa gurih yang anda rasakan tersebut berasal MSG. Monosodium Glutamate atau yang lebih sering disebut MSG adalah penyedap rasa buatan yang pertama kali ditemukan di Jepang oleh Prof. Kikunae Ikeda pada tahun 1907. MSG menjadi bumbu dapur favorit hampir diseluruh dunia karena selain makanan yang dimasak akan menjadi lebih gurih, bumbu penyedap ini awet dan mudah digunakan. Kita pun bisa dengan mudah menemukan makanan yang mengandung MSG didalamnya seperti mie instant, makanan beku seperti chicken nugget, makanan cepat saji, berbagai makanan ringan seperti keripik kentang, dan juga tak lupa masakan rumah.
Walau FDA dan badan POM sendiri mengatakan bahwa pengonsumsian MSG ini aman, tetapi jika terlalu berlebihan mengonsumsi makanan yang mengandung MSG akan membahayakan tubuh. Menurut penulis buku Excitotoxin - The Taste That Kills,  Russle Blaylock menyatakan bahwa MSG ini dapat mematikan sel-sel otak, memperpuruk gangguan syaraf, penyebabkan penyakit parkinson, autisme, ADD, serta meningkatkan pertumbuhan sel kanker. MSG juga tak baik dikonsumsi oleh anak-anak karena dapat mempengaruhi kecerdasan. Gelaja pusing, sesak napas, mual, dan bahkan iritasi kulit sering muncul akibat terlalu banyak memakan makanan berMSG, dan gejala-gelaja itu sering disebut dengan  Chinese Restaurant Syndrome.
Mungkin dampaknya tidak langsung terasa ditubuh, tetapi untuk kesehatan dan kebaikan tubuh anda dimasa mendatang, anda perlu menghindari mengonsumsi dan menggunakan MSG sebagai bumbu masakan, walau begitu bukan berarti anda tidak akan bisa menikmati makanan gurih dan lezat lagi, sebenarnya banyak bahan makanan alami dan lebih sehat yang bisa dijadikan bahan pengganti MSG yaitu :
·         Bawang putih, bawang putih yang dihaluskan atau dimemarkan lalu ditumis bisa membuat gurih masakan, selain itu aroma harumnya juga menambah lezat makanan
·         Udang atau ebi, setelah dipanggang dalam oven dan dihaluskan bisa menjadi penyedap rasa yang gurih
·         Kaldu ayam atau sapi, air hasil rebusan daging atau tulang-belulang yang diberi tambahan rempah bisa penyedapkan diberbagai jenis masakan. Selain itu kaldu bisa dibuat menggunakan air rebusan sosis
·         Gula pasir, bahan ini sudah sering dijadikan pengganti MSG karena dengan kadar yang sesuai bisa menyeimbangkan rasa garam menjadi gurih, tetapi jangan terlalu banyak karena masakan justru akan menjadi manis
Memang sulit menghindari makanan berMSG karena banyaknya makanan yang mengandung MSG dijual dipasaran, mulailah cermat dalam memilih makanan yang akan dibeli dan akan lebih baik lagi jika kita bisa memasak sendiri makanan kita agar terjamin komposisinya, karena sehatnya tubuh berada ditangan kita sendiri.